Rabu, 20 April 2011

Meneliti yuk..

Sejak kecil manusia telah dianugerahi rasa ingin tahu yang tinggi. Eksplorasi tanpa kenal takut kita temui pada sifat anak-anak. Anak-anak menggunakan semua indra untuk memenuhi rasa keingintahuannya. Maka kita temui anak-anak yang "terkesan" ceriwis tak henti-henti bertanya, hingga anak-anak yang "ngegelatak" kemana-mana mencermati benda/sesuatu yang baru. Rasa ingin tahu tersebut terus berkembang sepanjang usia manusia. Lingkunganlah yang membentuk apakah rasa ingin tahu tersebut berkembang atau mandek.

Seiring perkembangan usia manusia rasa ingin tahu tersebut memerlukan jawaban yang komplek dan rumit. Manusia pada hakekatnya tidak akan berhenti memenuhi rasa keingintahuannya tersebut. Oleh karena itu setiap manusia adalah peneliti.

Penelitian apapun pada dasarnya berawal dari rasa keingintahuan. Memperhatikan lingkungan sehari-hari di rumah, di tempat kerja, di jalanan, dan sebagainya dapat menimbulkan inspirasi untuk ingin tahu lebih dalam tentang segala sesuatu. Rasa keingintahuan ini dalam penelitian dirumuskan menjadi masalah penelitian atau permasalahan. Rumusan permasalahan yang tepat memudahkan peneliti untuk mencari jawaban melalui penelitian.

Sebagai seseorang yang setiap hari berhubungan dengan banyak manusia lain, seorang pendidik tentu dihadapkan dengan variasi permasalahan yang lebih beragam. Namun demikian tidak semua pendidik mudah menemukan permasalahan penelitian. Diperlukan kepekaan, sifat kritis dan logis terhadap berbagai fenomena yang ditemui. Untuk dapat peka dan bersikap kritis, seorang pendidik perlu mengembangkan sifat terbuka, obyektif dan mampu memisahkan penilaian subyektif terhadap sesuatu. Seoarang pendidik yang berniat meneliti juga perlu bersikap cermat dan teliti terhadap suatu fenomena yang ditemui.

Untuk menguatkan basis penelitian, seorang peneliti perlu memahami teori-teori yang terkait dengan permaslahan penelitian. Untuk ini perlu melakukan studi berbagai literatur terkait. Teori-teori ini akan membantu peneliti menentukan instrumen penelitian, jumlah sampel yang diperlukan, dan analisis terhadap data penelitian.

Kemampuan pendidik melakukan penelitian perlu dilatih dan dibiasakan. Pendidik bisa memulai dengan melakukan class room action reserch yang nota bene meneliti kegiatan pembelajaran sehari-hari yang dilakukan pendidik. Lesson studi yang sekarang marak juga dapat dilakukan untuk mengasah rasa keingintahuan pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pada akhirnya kualitas belajar siswa.

Depok, April 2011

1 komentar:

  1. Ayo kita meneliti. Kalo nggak mulai sekarang, mau kapan lagi?

    BalasHapus

Imam yang Tak Dirindukan

"Aku besok gak mau tarawih lagi, " gerutu si bungsu saat pulang tarawih tadi malam.  "Loh, kenapa?" Tanya Saya sambil ...