Setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa berat. Masa-masa berat itu bisa berkaitan dengan masalah pekerjaan, masalah keluarga, masalah hubungan dengan teman/tetangga, dan sebagainya. Ketika mengalami masa-masa berat itu, waktu seolah terasa berjalan lambat dan kita merasa kelelahan baik secara fisik, mental dan fikiran. Rasanya, ingin secepatnya keluar dari masa-masa berat itu. Tetapi, kita tidak akan bisa keluar sebelum menyelesaikan semua masalah-masalah berat itu. Jadi, masa-masa berat itu mau tidak harus kita lalui.
Dua minggu terakhir ini volume pekerjaan saya menumpuk dan semuanya deadline di akhir minggu kemarin. Perkerjaan pertama berkaitan dengan tugas utama saya sebagai guru PNS yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala madrasah. Akhir dan awal tahun pelajaran, pekerjaan saya berkaitan dengan evaluasi madrasah setahun yang lalu, dan membuat perencanaan untuk tahun yang akan datang. Pekerjaan ini meskipun rutin tetap menguras tenaga, waktu, dan fikiran. Deadline tugas ini adalah akhir minggu lalu, karena senin minggu ini kegiatan sekolah sudah mulai berjalan setelah libur akhir tahun pelajaran.
Pekerjaan kedua, merupakan tugas tambahan sebagai tim pengembang kurikulum madrasah tingkat propinsi. Tugas ini mengharuskan saya menghadiri rapat-rapat persiapan dan dilanjutkan dengan tugas validasi dokumen KTSP madrasah aliyah baik negeri maupun swasta se DKI. Pekerjaan inipun deadline tanggal 15 Juli kemarin, karena hari ini tanggal 16 Juli adalah deadline terakhir pengesahan dokumen KTSP oleh pejabat Kanwil Propinsi.
Pekerjaan ketiga adalah penelitian independen. Kali ini saya mengejar deadline penyerahan paper untuk acara simposium nasional hasil penelitian pendidikan dan inovasi pendidikan 2012. Deadline penyerahan paper tersebut tanggal 15 Juli kemarin. Jadi di tengah-tengah kesibukan tugas di atas, saya sempatkan melakukan penelitian dan menulis paper.
Alhamdulillah, hari ini saya bisa bernafas lebih lega, masa-masa berat itu akhirnya terlewati. Semua tugas baik utama maupun tambahan dan makalah penelitian semua bisa diselesaikan sesuai deadline. Besok, Insya Allah semuanya berangsur normal. Senang rasanya bisa melalui ini. Seperti keluar dari ruang sidang dan mendapat pengumuman lulus. Lepas semua kelelahan.
Dari itu, untuk dapat melalui masa-masa berat diperlukan sikap mental yang mendukung. Diantaranya, kemauan untuk menyelesaikan, manajemen waktu, penetapan prioritas dan disiplin terhadap rencana-rencana. Penting dari semuanya adalah memperbaiki niat.
Semoga kita semua bisa melalui masa-masa berat dengan sukses, apapun masalahnya. Aamiin.
Pondok Ranggon, 16 Juli 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar